
Palingseru.com – Kura-kura merupakan hewan yang termasuk dalam golongan reptil. Kura-kura ini dianggap sebagai hewan jinak dan tidak berbahaya bagi kebanyak orang. Namun, ternyata ada beberapa jenis kura-kura yang dianggap jinak namun cukup berbahaya.
Jenis kura-kura ini adalah jenis Laetherback yang merupakan spesies terbesar dari seluruh jenis kura-kura.
Jika dilihat dari luar kura-kura ini memang tidak berbahaya, tetapi jika di lihat di dalam mulutnya kura-kura Leatherback ini memiliki duri yang sangat tajam dan berjumlah sangat banyak. Duri-duri tersebut terdapat di bagian dalam mulutnya dan tersusun rapi hingga sampai ke perutnya.
Dengan mulutnya yang penuh duri tersebut, kura-kura Leatherback siap menerkan dan menggigit siapa pun yang mencoba mengganggunya.

Duri-duri yang ada di dalam mulut kura-kura tersebut merupakan senjata pertahanan dirinya dari semua hal yang dianggap membahayakannya. Duri-duri itu disebut dengan 'papila'.
Selain di jadikan untuk pertahanan diri, duri-duri tersebut juga membantunya untuk memakan jelly dan ubur-ubur yang memiliki tekstur yang kenyal dan licin, agar jelly dan ubur-ubur tersebut tidak dapat melarikan diri dari mulutnya.
Makanan kura-kura Leatherback meruapak jelly dan ubur-ubur yang membantunya mencukupi energi yang dibutuhkannya untuk tetap kuat berjalan sejauh 10 ribu mil per tahun.
Namun, sayangnya kura-kura jenis Leatherback ini sudah banyak yang punah karena mereka tidak bisa membedakan jelly dan ubur-ubur dengan sampah lainnya, sehingga mereka lebih banyak makan sampah dari pada jelly dan ubur-ubur.
Silahkan copy paste artikel ini namun cantumkan link sumber palingseru.com tanks!!